Halaman

Rabu, 15 Oktober 2014

TUGAS : Evaluasi keberhasilan koperasi dilihat dari sisi anggota

Soal

1. Apa yang dimaksud dengan empowering ?
·         a.pemberdayaan                                 
b.permusyawaratan
c.perbudakan              
d.ekplorasi

2. Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan  para anggotanya,yang kedudukannya sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi merupakan efek dari ?
a.efek harga                            
b.efek ekonomis
c.efek biaya                            
*d.efek ekonomis koperasi

 3. insentif berupa pelayanan barang-jasa oleh perusahaan koperasi yang efisien, atau adanya pengurangan biaya dan atau di perolehnya harga menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai maupun dalam bentuk barang adalah pengertian dari ?
            a.kemanfaatan harga              
*b.kemanfaatan ekonomis
c.kemanfaatan produk           
d. Kemanfaatan sosial

4. Total nilai penjualan atau penerimaan dari barang atau jasa pada suatu periode waktu atau tahun buku yang bersangkutan adalah ...
a.  SHU total
b.  Partisipasi modal
*c.  Omzet atau volume usaha
d.  Transaksi anggota

5.  Di bawah ini yang bukan termasuk prinsip-prinsip dari pembagian SHU adalah ...
a.  SHU yang dibagi adalah yang bersumber dari anggota
b.  SHU anggota adalah transaksi usaha yang dilakukan anggota sendiri
c.  Pembagian SHU anggota dilakukan secara transparan
*d.  SHU anggota dibayar secara kredit 

6. Menurut UU No.25/1992 yang termasuk perangkat organisasi koperasi kecuali ...
a.  Pengurus
b.  Pengawas
c.  Rapat Anggota
*d.  Karyawan

7.         1.  Fungsi sosial
2.  Fungsi ekonomi
3.  Fungsi politik
4.  Fungsi biaya
Pernyataan di atas yang merupakan fungsi-fungsi yang berkaitan dengan koperasi adalah ...
*a.  1, 2, dan 3
b.  2, 3, dan 4
c.  1, 3, dan 4
d.  1, 2, dan 4


8. Di bawah ini merupakan tujuan umum dari perusahaan, kecuali  ...
a.  Memaksimumkan keuntungan
*b.  Memaksimumkan sumber daya manusia
c.  Memaksimumkan nilai perusahaan
d.  Memaksimumkan biaya

TULISAN : Ringkasan Evaluasi Keberhasilan Koperasi dilihat dari Sisi Anggota

KELAS 2EA09
KELOMPOK 9 :
   1. OKTIALDI RIZKIANTO (16213774)
   2. PUTRI KOMALA DESI (17213016)
   3. PUTRI NOVIAWATI (17213029)
   4. RENO AJIE TRI WIBOWO (17213414)



UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS EKONOMI



BAB 9
Evaluasi Keberhasilan  Koperasi Dilihat Dari Sisi Anggota
Koperasi seperti badan usaha lainnya memiliki keleluasaan gerak dalam menjalankan usaha selama tidak menyalahi ketentuan perundang-undangan dan idiologi normatif yang ada. Usaha merupakan proses rasional yang akhirnya bermuara pada penciptaan keuntungan (profit), akumulasi keuntungan tersebut digunakan untuk melayani kebutuhan anggota. Dengan demikian, usaha koperasi dapat dilaksanakan selama memperhatikan dua hal pokok, yakni:
-          Usaha yang dijalankan selaras dengan kebutuhan anggota dan sejauh mungkin mengandung unsur pemberdayaan (empowering) bagi usaha anggota.
-          Keuntungan usaha dialokasikan untuk anggota selaras dengan jasa yang diberikan anggota pada usaha koperasi.
Tujuan suatu koperasi adalah untuk menunjang usaha atau meningkatkan daya beli anggota khususnya dan masyarakat umumnya, karena itu yang menjadi ukuran keberhasilan koperasi bukan ditentukan besar SHU atau laba yang besar melainkan diukur dari banyaknya anggota atau masyarakat yang memperoleh pelayanan dari koperasi. Keberhasilan koperasi dilihat dari melalui efisiensi pengelolaan usaha, efisiensi pembangunan, dan manfaat yang diperoleh anggota.
1.1  Efek-efek Ekonomis Koperasi
Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya,yang kedudukannya sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Motivasi ekonomi anggota sebagai pemilik akan mempersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang telah di serahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang-jasa, menguntungkan tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual / pembeli di luar koperasi.
Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi :
1. Jika kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhannya
2. Jika pelayanan itu di tawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan di banding yang di perolehnya dari pihak-pihak lain di luar koperasi.
1.2 Efek Harga dan Efek Biaya
Partisipasi anggota menentukan keberhasilan koperasi. Sedangkan tingkat partisipasi anggota dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya : Besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi secara utilitarian maupun normatif. Motivasi utilitarian sejalan dengan kemanfaatan ekonomis. Kemanfaatan ekonomis yang di maksud adalah insentif berupa pelayanan barang-jasa oleh perusahaan koperasi yang efisien, atau adanya pengurangan biaya dan atau di perolehnya harga menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai maupun dalam bentuk barang. Bila dilihat dari peranan anggota dalam koperasi yang begitu dominan, maka setiap harga yang ditetapkan koperasi harus di bedakan antara harga untuk anggota dengan harga untuk non anggota. Perbedaan ini mengharuskan daya analisis yang lebih tajam dalam melihat peranan koperasi dalam pasar yang bersaing.
1.3  Analisis Hubungan Efek Ekonomis dengan keberhasilan Koperasi
Dalam badan usaha koperasi, laba (profit) bukanlah satu-satunya yang di kejar oleh manajemen, melainkan juga aspek pelayanan (benefit oriented). Di tinjau dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan koperasinya. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang di terima oleh anggota. Keberhasilan koperasi di tentukan oleh salah satu faktornya adalah partisipasi anggota dan partispasi anggota sangat berhubungan erat dengan efek ekonomis koperasi yaitu manfaat yang didapat oleh anggota tersebut.
1.4 Penyajian Dan Analisis Neraca Pelayanan
 Di sebabkan oleh perubahan kebutuhan dari para anggota dan perubahan lingkungan koperasi, terutama tantangan-tantangan kompetitif, pelayanan koperasi terhadap anggota harus secara kontinudi sesuaikan. Ada dua faktor utama yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada anggotanya:
1. Adanya tekanan persaingan dari organisasi lain (terutama organisasi non koperasi).
2. Perubahan kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban. Perubahan kebutuhan ini akan menentukan pola kebutuhan anggota dalam mengkonsumsi produk-produk yang di tawarkan oleh koperasi.
Bila koperasi mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan anggota yang lebih besar dari pada pesaingnya, maka tingkat partisipasi anggota terhadap koperasinya akan meningkat.Untuk meningkatkan pelayanan, koperasi memerlukan informasi-informasi yang dating terutama dari anggota koperasi. Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagi pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.

DAFTAR PUSTAKA

Evaluasi Keberhasilan Koperasi Dilihat Dari Sisi Anggota.pdf