TUGAS 11 : Pengaruh Individu terhadap
Pembelian dan Konsumsi
“Individu” berasal dari bahasa latin
“individuum” artinya “yang tak terbagi”. Jadi merupakan sebutan yang dapat
dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Dalam
ilmu sosial, individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan-kenyataan hidup
yang istimewa. Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Dalam
ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat
yang tidak dapat dipisahkan lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Individu
secara langsung ataupun tidak langsung mempunyai pengaruh terhadap pembelian
dan konsumsi. Pengaruh personal atau individu merupakan faktor yang
mempengaruhi perilaku konsumen yang berasal dari faktor pada diri si konsumen,
yang diantaranya:
a. Usia dan Tahap Daur Hidup
Orang akan mengubah
barang dan jasa yang mereka beli sepanjang kehidupan mereka. Kebutuhan dan
selera seseorang akan berubah sesuai dengan usia. Pembelian dibentuk oleh tahap
daur hidup keluarga. Sehingga pemasar hendaknya memperhatikan perubahan minat
pembelian yang terjadi yang berhubungan dengan daur hidup manusia.
b. Pekerjaan
Pekerjaan seseorang
mempengaruhi barang dan jasa yang dibelinya. Dengan demikian pemasar dapat
mengidentifikasi kelompok yang berhubungan dengan jabatan yang mempunyai minat
di atas rata-rata terhadap produk mereka.
c. Keadaan Ekonomi
Keadaan ekonomi sangat
mempengaruhi pilihan produk. Pemasar yang produknya peka terhadap pendapatan
dapat dengan seksama memperhatikan kecenderungan dalam pendapatan pribadi,
tabungan dan tingkat bunga. Jadi jika indikator-indikator ekonomi tersebut
menunjukkan adanya resesi, pemasar dapat mencari jalan untuk menetapkan posisi
produknya.
d. Gaya Hidup
Orang yang berasal dari
subkultur, kelas sosial dan pekerjaan yang sama dapat mempunyai gaya hidup yang
berbeda. Gaya hidup seseorang menunjukkan pola kehidupan orang yang
bersangkutan yang tercermin dalam kegiatan, minat dna pendapatnya. Konsep gaya
hidup apabila digunakan oleh pemasar secara cermat, dapat membantu untuk
memahami nilai-nilai konsumen yang terus berubah dan bagaimana nilai-nilai
tersebut mempengaruhi perilaku konsumen.
e. Kepribadian dan Konsep Diri
Tiap orang mempunyai
kepribadian yang berbeda beda. Hal inilah yang akan mempengaruhi perilaku
pembeliannya. Kepribadian mengacu pada karakteristik psikologis yang unik yang
menimbulkan tanggapan relatif konstan terhadap lingkungannya sendiri.
Kepribadian sangat bermanfaat untuk menganalisis perilaku konsumen bagi
beberapa pilihan produk atau merek, atau pemasar juga dapat menggunakan konsep diri
atau citra diri seseorang.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar